Langsung ke konten utama

Mongodb Database NoSQL Masa Depan ?

 

Apa itu MongoDB?

MongoDB adalah salah satu jenis database NoSQL yang cukup populer digunakan dalam pengembangan website. Berbeda dengan database jenis SQL yang menyimpan data menggunakan relasi tabel, MongoDB menggunakan dokumen dengan format JSON

Hal inilah yang dianggap membuat pengelolaan data menggunakan MongoDB lebih baik. Alhasil, banyak perusahaan besar seperti AdobeGoogle dan ebay yang menggunakannya. 

Sistem database ini menggunakan beberapa komponen penting, yaitu: 

Komponen dalam MongoDB
  • Database – merupakan wadah dengan struktur penyimpanan yang disebut collection. 
  • Collection – merupakan tempat kumpulan informasi data yang berbentuk dokumen. Collection dipadankan seperti tabel-tabel yang berisi data pada database SQL.  
  • Document – merupakan satuan unit terkecil dalam MongoDB. 

Sebagai satuan terkecil, dokumen akan berisi baris-baris data tanpa schema tertentu, tapi berupa struktur pasangan key-value. Key digunakan untuk melacak objek dengan (value) nilai yang bervariasi, seperti data angka, string, atau objek kompleks lainnya. 

Nah, berikut ini contoh data pada MongoDB:

Contoh data pada MongoDB
Sumber gambar: mongodb.com

Dengan format dokumen tersebut, MongoDB mampu menampung data yang lebih bervariasi dan kompleks. Selain itu, Anda juga bisa melakukan scale out database untuk meningkatkan kapasitas data tanpa mengganggu performa server. 

Keunggulan Menggunakan MongoDB untuk Project Anda

1. Performa Lebih Cepat 
2. Pengelolaan Database Lebih Mudah
3. Mampu Menampung Banyak Data yang Bervariasi
4. Bisa Mengelola Query Lebih Baik
5. Memiliki Kemampuan Skalabilitas Sesuai Kebutuhan
6. Dapat Memperbarui Skema Data Tanpa Downtime
7. Bisa Digunakan Secara Gratis 
Dengan berbagai kelebihan tersebut, Anda tentu semakin yakin untuk mencobanya pada project Anda. Kami juga sudah memberikan panduan instalasinya. Sekarang, Anda bisa mulai membuat database untuk project aplikasi website terbaik Anda. Selamat mencoba ! 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Masih Menggunakan Flashdisk, Berikut Adalah Cara Transfer File Menggunakan Sharing Folder

Hai teman-teman, apakah jaman sekarang masih ada yang masih menggunakan flashdik untuk transfer data padahal dalam satu jaringan lokal ?. Selain barangnya yang kecil sering kali flashdik rentan sekali terkena virus. Nah, untuk mencegahnya kali ini mimin ingin memberikan sedikit tutorial bagaimana cara sharing folder untuk transfer file, folder tanpa menggunakan flashdisk. 1. Silahkan matikan Password Protected Sharing dengan cara, masuk ke Network & Sharing Center -> Klik Change advanced sharing setting 2. Kemudian cari Password protected sharing -> pilih Turn off password protected sharing 3. Setelah itu cari folder yang akan di sharing, jika sudah klik kanan pada f older -> Properties -> pilih tab Sharing -> Klik Advanced Sharing 4. Centang Share This F older -> klik Permissions -> kemudian pilih user dan permission sesuai dengan yang di inginkan. Setelah itu klik OK 5. Untuk melakukan uji coba, silahkan di lihat dulu untuk ip yang akan di akses komputernya...

Begini Cara Setting Ip Client & Server Pada Windows

Selamat malam gan, senang mimin bisa berjumpa kembali. Kali ini mimin ingin membagikan sedikti tutorial bagaimana cara menyeting ip client dan ip server agar terhubung 1. Pastikan ip komputer client & server berada dalah 1 jaringan lokal yang sama, misal dalam satu ruangan atau satu gedung. 2. Dalam mengisi ip address, yang terpenting adalah ip server dan ip client tidak boleh sama, untuk ilustrasi gambar seperti gambar di bawah ini 3. Pertama kita akan menyetting untuk ip server nya, caranya Klik Kanan pada logo jaringan yang ada di pokok kanan bawah, setelah itu klik Open Network & Setting Internet -> Pilih Network Connection 4. Klik kanan pada Enternet -> Pilih I nternet Protocol Versi 4 -> Klik tombol Properties 5. Untuk kasus di sini untuk ip servernya admin kasih dengan ip 192.168.0.5 , untuk inputan yang lain bisa di samakan saja, kemudian Klik OK 6. Setelah itu kita ganti untuk menyetting ip client, untuk langkah-langkahnya sama dengan nomer 3 sampai 5, di si...

5 Tools yang digunakan oleh UI/UX Designer

Bagi seorang   UI/UX Designer ,   tools   adalah hal yang paling utama dalam menjalankan suatu   project   desain. Dan  tools  juga bisa mempengaruhi kecepatan dan pengerjaan desain  project  yang sedang dikerjakan. Bagaimana tidak, kita menggunakan  tools  yang sudah sering kita gunakan karena kenyamanan, kecepatan dan kemudahan dalam penggunaannya. Dan kembali lagi kepada kamu,  tools  mana yang kamu rasa nyaman digunakan dan cepat saat menggunakannya. 01.  Figma Figma memudahkan kamu membuat desain tampilan dengan cepat. Figma ini adalah  platform  yang berbasis  web , jadi bisa dijalankan dengan hanya menggunakan  web browser  yang kamu punya seperti: Google chrome, Mozilla Firefox, Opera dan atau Safari. Karena figma berbasis  web , maka figma ini bisa dijalankan disemua sistem operasi baik itu Windows, MacOS atau Linux. Kelebihan dari figma ini adalah bisa menjadi tools kolaborasi d...